Pengikut

Rabu, 21 Maret 2012

300 Peribahasa INDONESIA Untuk SD dan SLTP BAB II


APUNG.

52. Terapung sama hanyut, terendam sama basah.
- se ia sekata, sehidup semati , sehina semalu.

53. Terapung tak hanyut, terendam tak basah.
- perkara yang belum selesai.

54. Laksana terapung ditengah laut, dipukul ombak jatuh ketepi.
- Suatu perkara yang yang terkatung katung tidak menentu.

ARAH.

55. Arah bertukar jalan.
- cita-cita ( tujuan) sama, tetapi cara mencapainya berbeda jalan.

ARANG.

56. Arang habis besi binasa, tukang pekerja penat saja.
- suatu hal yang tidak menguntung kan bahkan merugikan.

57. Tercoreng arang didahi.
- mendapatkan malu karena perbuatan kita.

58. Terpijak arang, hitam taplak.
- perbuatan yang jahat, buruk akibatnya.
  
ASAM.

59. asam didarat, garam dilaut, bertemu dalam belanga.
- jika sudah jodoh, walaupun berbeda tempat tinggal, akhirnya bertemu juga.

60.  Sudah tahu asam garamnya.
- sudah diketahu keadaan yang sebenarnya.

61. Sudah seasam segaram.
- sudah tidak ada kekurangannya.


AYAM.


62. Seperti ank ayam yang kehilangan induknya.
- menderita kesukaran karena kehilangan/ ditinggalkan pemimpinnya.

63. Seperti ayam pulang ke lesung.
- kembali ketempat yang cocok dan disenangi.

64. Seperti musang berbulu ayam.
- pura - pura berbuat baik untuk menutupi kejelekannya.

65. Seciap bagi ayam, sedencing bagai besi.
-  se ia sekata, sehina semalu.


BADAK.


66. Anak badak di hambat-hambat.
- janganlah dengan sengaja mencari bahaya.

67. Seperti kulit badak.
- orang tidak berperasan.


BADAN.


68. Biarpun penat badan, asalkan hati suka.
- pekerjaan yang berat tidak akan terasa, biladi kerjakan dengan hati riang.

69. Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang juga.
- budi yang baik, takkan terlupakan selama-lamanya.

70. Selama hayat di kandung badan.
- selama masih hidup.


BAHASA.

71. Bahasa menunjukkan bangsa.
- tuturkata seseorang menunjukkan asal usulnya.

72. Bahasa dan bangsa itu tiada dijual atau dibeli.
- kita dihargai dan dihormati orang,karena budi bahasa, tingkah laku dan perangai kita baik.


BANGAU.


73.Setinggi - tinggi terbang burung bangau, hinggapnya kekubangan juga.
- sejauh-jauh orang merantau, akhirnya pulang kekampung halamannya pula.


BANTAL.

74. Orang mengantuk sorongkan bantal.
- memperuleh sesuatu yang sesuai dengan yang di inginkan.

BARA.

75. Bagai berpijak di atas bara hangat.
- gelisah karena sedang ditimpa kemalangan. 

 
BAU
76. Bau busuk, tiada tiada bangkai.
- tuduhan yang benar karena tidak ada bukti.

77. Jauh bau bunga, dekat bau tahi.
- saudara yang berdekatan biasanya sering bertengkar, bila berjauhan saling merindukan.

BAYANG.
78. Bayang-bayang sepanjang badan, selimut sepanjang tubuh.
- pengeluaran harus disesuaikan dengan pendapatan/penghasilan.

BELI.
79. Membeli tak memakai,memasak tak memakan.
- berusaha dengan susah payah tetapi tidak menikmati hasilnya.

BELUT.
80. Licin bagai belut.
- tak akan mudah ditipu orang karena cerdiknya.

81. Belut kena ranjau.
- orang yang licin, dapat ditipu orang.

BEBAN.
82. Ibarat beban, belum lepas dari bahu.
- masih tetap ditanggungan kita.

83. Seberat-berat beban, laba jangan ditinggalkan.
- walau pekerjaan itu sangat berat, kalau keuntungan besar, harus tetap diselesaikan.

BENANG.
84. Menegakkan benang basah.
- mengerjakan sesuatu yang sia-sia.

85. Sehari selembar benang, lama-lama menjadi kain.
- pekerjaan yang banyak dan sulitpun bila dikerjakan dengan sabar dan tekun, lambat laun dapat di selesaikan juga.

86. Putus benang dapat disambung, putus arang susah sekli.
- berselisih dengan keluarga, mudah berbaik kembali, berselisih dengan orang lain susah berbaik kembali.

BERANI.
87. Berani malu, takut mati.
- berani melanggar larangan, akhirnya menyesal.

88. Berani hilang tak hilang, mati tak mati.
- beranilah mengerjakan sesuatu, jangan bimbang, pasti nanti akan tercapai.

89. Berani karena benar, takut karena salah.
- orang yang bersah senantiasa dalam keadaan ketakutan.

BERAT.
90. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
- selalu senasib dan sependeritaan.

BESI.
91. Memanggang besi panas.
- mengerjakan sesuatu dengan perasaan takut dan khawatir.

BIBIR.
92. Bibir saya bukan diretak panas.
- apa yang saya katakana itu benar.

93. Hanya sampai di bibir saja.
- apa yang dikatakan tidak keluar dari hati sanubari.

BICARA.
94. Banyak bicara, sedikit bekerja.
- orang yang banyak bercakap biasanya sedikit saja yang diperbuat.

BIJI.
95. Tertanam biji hampa.
- usaha yang sia-sia, tidak mendatangkan hasil.

BIDAN.
96. Beranak tiada berbidan.
- menderita karena kebodohannya sendiri.

BINI.
97. Hilang bini dapat dicari, hilang budi badan celaka.
- istri yang meninggal dapat dicari, tetapi jika akal yang hilang mendatangkan celaka.

BILANG.
98. Berbilang dari esa, mengaji dari alif.
- mengerjakan sesuatu itu harus memulai dari permulaan, berangsur-angsur hingga selesai..

BINTANG.
99. Bintang dilangit dapat dibilang, tapi arang dimukanya ia tak sadar.
- kekurangan orng lain dapat diketahui, tetapi kekurangn diri sendiri tidak disadari.

BISA.
100. Allah bisa oleh karena biasa.
- dapat mengerjakan sesuatu dengan lancar, karena seringnya mengerjakan pekerjaan tersebut.

101. Pisau senjata tiada bisa, bisa lagi mulut manusia.
- kata-kata yang melukai hati, lebih sakit daripada tikaman pisau belati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar